Menurut Kantor Berita Internasional ABNA, pertemuan besar untuk mendukung bangsa Palestina dengan partisipasi aktivis politik dan pendukung Jamiat Ulama Islam diadakan pada Sabtu malam (21/10) di kota Peshawar, Pakistan.
Aktivis politik dan orator dalam pertemuan akbar ini menekankan dukungan kuat rakyat Pakistan terhadap Palestina dan kecaman atas kejahatan rezim Zionis. Khaled Meshaal, kepala kantor politik Hamas di luar negeri, berpartisipasi dalam pertemuan ini secara virtual.
Dalam kata-katanya, Khaled Meshaal berkata, “Perlawanan Palestina bertekad untuk mencapai tujuannya dalam memerangi musuh-musuh Zionis.”
Meshaal menekankan pentingnya persatuan dunia Islam dalam mendukung Palestina dan mendukung front perlawanan, dan dalam hal ini, dia menghargai kebulatan suara rakyat Pakistan dan dukungan politik dan diplomatik pemerintah negara ini kepada rakyat Palestina.
Maulana Fazlur Rehman, pemimpin Jamiat Ulama Islam, juga menekankan ikatan yang tidak dapat diputuskan antara rakyat Pakistan dan bangsa Palestina serta dukungan solidaritas untuk pembentukan negara Palestina yang merdeka. Ia berkata, “Kami di Pakistan sangat mendukung badai Al-Aqsa operasi melawan rezim pendudukan Zionis.”
Dia menyatakan, “Jika negara-negara Islam mengizinkan kami melewati negara-negara mereka untuk sampai ke Palestina, kami siap berpartisipasi di garis depan perang bersama para pejuang Palestina.”
Maulana Fazlur Rehman juga mengumumkan kesiapan partainya untuk memberikan bantuan keuangan kepada kelompok perlawanan Palestina dan menekankan bahwa pertemuan tersebut adalah untuk solidaritas terhadap Palestina dan dukungan terhadap operasi penyerangan Al-Aqsa terhadap Israel. Rencananya juga akan digelar demonstrasi besar-besaran mendukung Palestina di kota Rawalpindi dan Karachi, Pakistan.